NTT-Post.com, BERAU – Kehadiran Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Pintu Air di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur sebagai upaya nyata melawan praktik rentenir yang selama ini dinilai mencekik ekonomi lokal, diterima baik oleh masyarakat setempat.
KSP Kopdit Pintu Air menggelar sosialisasi intensif di enam desa yang tersebar di Kecamatan Talisayan dan Kecamatan Batu Putih, pada 28 Mei hingga 2 Juni 2026.
Kegiatan edukasi keuangan ini dipimpin langsung oleh pengurus Kopdit Pintu Air area luar NTT, Vinsensius Deo, bersama jajaran Top Manajemen luar NTT, Abdul Rahman Nau, serta didukung penuh oleh tim dari Kantor Cabang Sangatta.
Rangkaian sosialisasi ini menyasar warga di Desa Tambudan, Tunggal Bumi, Sumber Agung, Sumber Mulia, Dumaring, dan Desa Kayu Indah.
Pengurus Pintu Air luar NTT, Vinsensius Deo mengatakan di pelosok Berau, akses terhadap modal yang terjangkau sering kali menjadi kendala utama bagi petani.

KSP Kopdit Pintu Air hadir untuk memutus ketergantungan masyarakat terhadap pemberi pinjaman ilegal yang menawarkan bunga tinggi.
“KSP Kopdit Pintu Air hadir untuk membantu masyarakat terhidar dari praktik rentenir yang mencekik. Pintu air menawarkan pinjaman dengan bunga yang murah dan simpanan dengan bunga tinggi serta berbagai produk solidaritas,” jelas Vinsensius.
Merespon hal tersebut, Egenius Bewot, warga Kampung Sumber Mulia, memberikan testimoni dan keuntungan dan manfaat kehadiran Kopdit Pintu Air.
Setelah bergabung selama kurang lebih setahun, ia berhasil mengembangkan usaha pertanian jagung seluas dua hektar.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












