Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ibadat Jumat Agung di Kampung Sikka, Uskup Maumere: Seruan Aku Haus Adalah Kerinduan Allah akan Manusia

"Yesus haus akan manusia yang berdosa tetapi enggan kembali kepada-Nya. Ia haus akan hati kita yang tidak terbuka bagi pertobatan, dan haus akan tanggapan iman kita yang seringkali suam-suam kuku," ujar Mgr. Edwaldus di hadapan umat.

Avatar photo
Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
Screenshot 2026 04 03 16 32 57 086 com.google.android.youtube edit
Uskup Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu ketika berikan khotbah saat Ibadat Sabda Jumat Agung di Gereja St. Ignatius Loyola Sikka, Desa Sikka, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka. | (Foto: YT Kosmos Keuskupan Maumere)

Monsinyur menyoroti berbagai bentuk kehausan yang dialami umat saat ini yakni haus akan makna hidup di tengah rutinitas yang melelahkan.

“Haus akan keadilan di tengah ketidakjujuran. Haus akan perhatian di tengah keluarga yang sibuk dan haus akan kehadiran nyata dalam Komunitas Basis Gereja (KBG),” sebut Uskup.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Secara khusus, Uskup Maumere memberikan tantangan bagi penguatan Komunitas Basis Gereja (KBG).

Ia menilai banyak KBG yang sedang mengalami kehausan akan kebersamaan yang tulus dan iman yang hidup, bukan sekadar rutinitas formal.

Sebagai wujud nyata menjawab dahaga Yesus, Uskup mengajak umat untuk memberi perhatian kepada mereka yang menderita, sakit, dan terlupakan.

“Saling mendengar dalam keluarga untuk mencegah pertengkaran dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan terlibat aktif dalam kegiatan KBG sebagai wujud iman yang nyata,” serunya.

Menutup khotbahnya, Mgr. Edwaldus mengingatkan bahwa mencium salib pada Jumat Agung bukan sekadar ritual kesedihan, melainkan simbol komitmen untuk memulihkan relasi yang retak dengan sesama.

“Apa yang akan kita berikan kepada Dia yang haus? Bukan sekadar air, tetapi hati kita. Bukan sekadar kata-kata, tetapi hidup kita. Saat kita memberi ‘minum’ kepada Tuhan melalui kasih kepada sesama, justru kehausan kita sendirilah yang akan disegarkan,” pungkasnya.

Ibadat berlangsung dengan khidmat dan berjalan lancar di salah satu gereja bersejarah di Kabupaten Sikka tersebut.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung