Tarian ini kemudian dibawakan oleh peserta Latihan Dasar (Latsar) CPNS TTU Gelombang I hingga makin dikenal luas oleh masyarakat.
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten TTU melirik potensi besar tarian ini untuk dikembangkan menjadi tarian komersial khas TTU yang siap tampil di berbagai ajang lokal maupun nasional.
Pertunjukan massal ini diiringi oleh lagu asli “Tebe Bot” karya maestro musik TTU, John Amsikan. Tata gerak dan koreografi dipercayakan kepada Bitan, sementara penataan musik digarap oleh Dion Usfinit.
Melalui konsep tari massal ini, budaya lokal tidak sekadar dijadikan pertunjukan rutin, tetapi dikembangkan menjadi atraksi budaya interaktif yang melibatkan banyak pihak.
Keterlibatan aktif ratusan pelajar ini menjadi ruang nyata untuk menanamkan rasa cinta dan melestarikan seni warisan leluhur.
Lima ratus penari, satu gerakan, dan satu semangat menyatu untuk menyongsong 104 tahun Kota Kefamenanu.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












