NTT-Post.com, SIKKA — Kekecewaan dan amarah tak terbendung mewarnai kubu BMP Flores Timur (Flotim) usai laga semifinal Seoratin Cup 2026 melawan tuan rumah Persami Maumere, di Gelora Samador Maumere, Rabu, (12/8/2026).
Pelatih BMP Flores Timur, Geril Hayon menilai keputusan wasit yang secara tiba-tiba mengesahkan gol bagi Persami Maumere merupakan tindakan yang sangat tidak sportif, mencederai nilai-nilai sepak bola, serta melanggar kesepakatan regulasi.
“Artinya kami kecewa keputusan wasit kan. Keputusan wasit tadi secara tiba-tiba. Sangat tidak sportif dan mencederai fair play,” tegas sang Pelatih di tengah kerumunan official.
Ia menyoroti tidak adanya dasar hukum atau teknis yang jelas atas perubahan keputusan wasit tersebut, mengingat turnamen ini tidak menerapkan teknologi Video Assistant Referee (VAR) sejak awal.
“Kita tidak pernah menyepakati di TM (Technical Meeting) itu ada VAR. Dan kita memang tidak pakai VAR dari awal. Kenapa tiba-tiba wasit bilang gol, dasarnya apa dia lihat? Dasarnya apa coba? Sudah tiup tidak gol, tiba-tiba tiup gol,” lanjut sang Pelatih dengan nada kecam.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












