Indeks
Daerah  

Dedi Mulyadi Siap Lunasi Kasbon Korban TPPO ke Pihak Eltras: Kita Lihat Dulu Duduk Perkaranya

"Kalau persoalan pembayaran utang, kalau ditimbulkan dan memang harus dibayar, saya bayarin, enggak ada masalah," tegasnya di hadapan awak media.

Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20260223 094109
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat menjemput ke 12 LC di Shelter Truk-F. | (Foto: Nivan Gomez).

NTT-Post.com, SIKKA – Sebanyak 12 warga Jawa Barat yang diduga korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) resmi dipulangkan dari Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (23/2/2026).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bertemu langsung dengan ke-12 LC di Shelter Truk-F untuk memfasilitasi pemulangan sekaligus memastikan kondisi fisik dan psikis para korban dalam keadaan stabil sebelum diterbangkan kembali ke Jawa Barat.

Selain pemulangan, persoalan kasbon 12 LC dengan Pub Eltras juga menjadi perhatian serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Menanggapi informasi bahwa para korban masih memiliki tunggakan utang di tempat mereka bekerja, Dedi menyatakan kesiapannya untuk melunasi beban finansial tersebut agar para korban bisa pulang dengan tenang.

Dedi mempertanyakan apakah utang tersebut murni pinjaman atau justru dampak dari tidak terpenuhinya kewajiban perusahaan terhadap hak-hak pekerja.

“Kita lihat dulu utangnya diakibatkan oleh apa. Jadi sebelum mereka membayar utangnya, apa sih kewajiban perusahaan terhadap mereka sudah dipenuhi atau tidak?” ujar Dedi di Maumere, Senin (23/2/2026).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version