Indeks
Daerah  

Ibunda Adik Noni Cecar Polisi dan DPRD: Di Mana Keadilan Bagi Anak Saya?

Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
Screenshot 2026 03 27 18 38 44 915 com.miui .gallery edit
Maria Yohana Nona, ibu kandung dari almarhumah adik Noni, meluapkan kepedihan hatinya di hadapan anggota dewan dan Kapolres Sikka yang diwakili oleh Kasat Reskrim, Jumat (27/3/2026). | (Foto: Nivan Gomez)

NTT-Post.com, SIKKA – Suasana rapat dengar pendapat di Gedung DPRD Kabupaten Sikka mendadak hening dan sedih saat Maria Yohana Nona, ibu kandung dari almarhumah adik Noni, meluapkan kepedihan hatinya di hadapan anggota dewan dan Kapolres Sikka yang diwakili oleh Kasat Reskrim, Jumat (27/3/2026).

Dalam aksi damai Jilid 3 yang dikawal PMKRI Maumere dan 10 Suku Romanduru ini, Maria tidak mampu lagi membendung rasa hancur atas kematian putrinya yang dinilai sangat sadis. Dengan suara bergetar namun tegas, ia mempertanyakan nurani para pejabat yang hadir.

“Di mana keadilan? Saya mau mempertanyakan keadilan! Jika hal ini terjadi di keluarga Ibu-Bapak, apakah bisa menerima?” teriak Maria.

Ia mengingatkan bahwa setiap orang yang duduk di ruangan tersebut lahir dari rahim seorang ibu, sebagaimana putrinya yang memiliki masa depan sebagai calon ibu namun direnggut secara keji.

Maria mengaku sangat sakit setiap kali mendengar kembali kronologi peristiwa yang menimpa anaknya.

“Saya hancur, Pak! Saya setiap mendengar cerita anak saya, saya sakit… sakit sekali!” ucapnya pilu.

Maria menyebut 35 anggota DPRD kabupaten Sikka seakan diam dan tidak membantu mereka dalam penanganan kasus tersebut.

Maria juga melontarkan kekecewaan terhadap progres penyidikan Polres Sikka. Ia menuntut kepolisian segera menemukan barang bukti krusial yang hingga kini masih raib, seperti rambut, baju, dan ponsel milik korban.

Ia menyayangkan sikap aparat yang seolah mentok dan bersembunyi di balik alasan Hak Asasi Manusia (HAM) serta status pelaku yang di bawah umur.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version