Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Skandal Cinta Terlarang, Oknum Anggota DPRD Sikka Diadukan ke Kelurahan Terkait Janji yang Tak Dipenuhi

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Tim Redaksi
InShot 20260122 195817559
Ilustrasi pin DPRD dan ilustrasi perselingkuhan. | (Foto: Dok. Istimewa)

NTT-Post.com, SIKKA – Kabar tak sedap menerpa institusi wakil rakyat di Kabupaten Sikka. Seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Sikka berinisial HCD dilaporkan ke Kelurahan Wailiti oleh seorang wanita berinisial MI (46) atas dugaan kasus asusila dan pengingkaran janji yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Berdasarkan salinan surat pengaduan yang diterima NTT-Post.com, MI mengungkapkan bahwa hubungannya dengan sang legislator tersebut telah terjalin sejak tahun 2018.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Hubungan terlarang ini diduga menjadi pemicu keretakan rumah tangga MI sebelumnya, hingga berujung pada perceraian yang disebut-sebut dalam surat aduan, difasilitasi oleh HCD.

“HCDmembantu memfasilitasi proses perceraian MI dengan suaminya. HDC menyediakan saksi, pengacara dan menanggung biaya proses perceraian dimaksud. Setelah bercerai MI dibujuk untuk keluar dari rumah dan tinggal di Kost-Kostan bersama anak perempuan MI dengan semua biaya hidup dan kost ditanggung oleh HCD,” mengutip poin satu pada surat tersebut.

Dalam uraian surat pengaduan yang ditujukan kepada Lurah Wailiti dan tembusan ke Camat Alok Barat itu, MI mengaku telah hidup bersama dengan HCD selama kurang lebih delapan tahun, berpindah-pindah dari rumah kost hingga kontrakan.

Selama masa tersebut, HCD diduga menjanjikan akan bertanggung jawab penuh dan membangun keluarga yang utuh bersama pelapor.

“Selama ini yang bersangkutan (HCD) meyakinkan pelapor untuk hidup bersama, bahkan sudah berbaur dengan keluarga besar pelapor hingga ke Malaka dan memperkenalkan diri sebagai suami dalam perspektif hukum adat,” dikutip dari poin dalam surat tersebut.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung