Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Tepis Tuduhan Tak Tempati Rujab, Ketua DPRD TTU Sebut Fasilitas Rujab Memprihatinkan

"Kalau hari kerja, saya bersama istri dan anak bungsu tinggal di Rujab. Siang sampai sore kami bekerja, jadi lebih banyak di sana sore hingga malam hari. Sedangkan saat hari libur, kami kembali ke rumah pribadi," ungkapnya.

Avatar photo
Reporter : Ramos Suni Editor: Nivan Gomez
IMG 20260219 203421 1
Ketua DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kristo Efi. | (Foto: Ramos Suni)

Ia mengungkapkan banyak fasilitas yang mengalami kerusakan berat, termasuk instalasi sanitasi (WC), yang mengganggu kenyamanan hunian.

Lebih lanjut, Kristo menyebut bahwa dalam APBD TTU saat ini tidak terdapat alokasi anggaran untuk pemeliharaan rutin bulanan maupun tahunan bagi rumah jabatan tersebut.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

“Kondisi Rujab Wakil II memang memprihatinkan karena banyak yang rusak. Kami awalnya berencana melakukan perbaikan ringan, namun konsultan merekomendasikan rehabilitasi berat karena usia bangunan,” tambahnya.

Defisit APBD Jadi Penghambat

Rencana renovasi total hingga kini belum bisa terealisasi akibat kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami defisit.

Kristo menegaskan, jika kondisi APBD sehat, rehabilitasi berat adalah prioritas agar gedung tersebut layak ditempati sebagai simbol pejabat daerah.

“Meski kondisinya memprihatinkan, kami pimpinan tetap menempatinya sampai sekarang. Kalau teman-teman media mau cek kondisi dan faktanya, silakan datang langsung ke rumah dinas,” tutup Kristo.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung