Indeks
Daerah  

Warga Resah, Pemdes Banain C Soroti Pola Patroli TNI yang Masuk ke Pemukiman

​"Gerilya TNI ini membuat masyarakat merasa tidak nyaman, karena untuk berjalan saja warga harus baku silih (berpapasan terus-menerus) dengan anggota TNI," ujar Oktovianus kepada awak media, Minggu (1/2/2026).

Reporter : Ramos Suni Editor: Tim Redaksi
IMG 20260201 WA0008
​Kepala Desa Banain C, Oktovianus Suni. | (Foto: Ramos Suni)

​Oktovianus menekankan pentingnya komunikasi antara aparat keamanan dan otoritas desa. Selama ini, patroli rutin biasanya dilakukan satu hingga dua bulan sekali dengan surat pemberitahuan resmi.

Hal ini bertujuan agar pemerintah desa dapat memberikan dukungan jika personel TNI menghadapi kendala di lapangan.

“Paling tidak, setiap kegiatan patroli ada informasi kepada kami sehingga masyarakat juga merasa tenang,” katanya.

​Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kenyamanan warganya, Pemerintah Desa Banain C telah mengambil langkah formal.

Mereka mengusulkan dalam rapat berkala di tingkat Kecamatan Bikomi Utara agar pihak TNI diundang secara resmi.

Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah untuk membahas pola patroli yang sesuai prosedur, memperbaiki mekanisme komunikasi antara TNI dan Pemerintah Desa serta mengembalikan rasa aman bagi masyarakat sipil.

​”Kita usulkan agar dibuat pertemuan dengan TNI agar bisa membahas keluhan warga, ” tutup Oktovianus.

​Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi maupun klarifikasi dari pihak TNI terkait keluhan yang disampaikan oleh Pemerintah Desa Banain C tersebut***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version