NTT-Post.com, TTU – Senyum bahagia terpancar dari wajah warga Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Pasalnya penantian panjang selama puluhan tahun akan akses penyeberangan yang layak kini mulai menemui titik terang.
Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Senin (30/3/2026).
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program nasional Karya Bakti TNI Angkatan Darat bertajuk “Negara Hadir untuk Rakyat Melalui Karya Bakti TNI AD”.
Program ini bertujuan mempercepat konektivitas dan aksesibilitas masyarakat di wilayah pedesaan.
Dalam arahannya melalui video conference sebelum acara dimulai, Kasdam IX/Udayana menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan tahap III dan IV dari total 376 titik jembatan di seluruh Indonesia.
Untuk wilayah Kodam IX/Udayana sendiri, terdapat 24 titik jembatan yang akan dibangun, di mana Korem 161/Wira Sakti mendapatkan alokasi 13 titik.
“Kabupaten TTU memperoleh satu titik yang berlokasi di Desa Kiuola ini. Pembangunan dilakukan serentak dengan target penyelesaian sekitar 30 hari,” ujar Brigjen TNI Hendro Cahyono di lokasi kegiatan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
