NTT-Post.com, MAUMERE – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar kembali melanda Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Situasi ini telah berlangsung selama dua hari terakhir.
Puncaknya terjadi pada Minggu, 16 November 2025 pagi, ketika sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Maumere kehabisan stok, memaksa warga dan kendaraan angkutan, terutama truk dan bus, kelimpungan mencari pasokan.
Pantauan NTT-Post.com, di SPBU 02 Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, NTT aktivita terhenti total. Papan informasi di lokasi tersebut dengan jelas menampilkan tulisan: “BBM Solar Habis”.
Dampak paling parah dari kelangkaan ini dirasakan oleh para sopir truk dan bus yang sangat bergantung pada Solar bersubsidi untuk menjalankan operasional harian mereka.
Huber, seorang sopir bus antarkota, mengungkapkan telah berupaya mencari solar ke sejumlah SPBU, namun hasilnya nihil.
“Saya sudah coba di SPBU yang satu tapi katanya Solarnya kosong, jadi datang ke sini. Ini sudah hari kedua saya bolak-balik. Waktu terbuang habis hanya untuk berburu Solar,” keluh Huber.
Tidak hanya kehilangan waktu, keterbatasan Solar ini juga berdampak langsung pada penghasilan mereka.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












