Di balik sorotan lampu megah AMI Awards di Jakarta, tersimpan kisah pengorbanan yang mengharukan. Siprianus mempersembahkan kemenangan ini untuk istri dan anaknya.
Kesibukannya sebagai musisi membuatnya harus berpindah kota dengan jadwal yang ketat; pernah dalam satu hari dirinya terbang ke tiga lokasi berbeda. Sementara itu, sang istri memilih tetap tinggal di Bajawa dan melanjutkan pengabdiannya sebagai guru.
Keputusan sang istri untuk tetap mengajar, alih-alih ikut mendampingi ke Jakarta, menjadi simbol dukungan tanpa syarat yang memperkuat langkah karier Silet Open Up. Piala AMI yang dibawanya pulang tidak hanya merepresentasikan pencapaian seorang musisi, tetapi juga kasih dan pengorbanan keluarga di baliknya.
Kemenangan Silet Open Up menegaskan bahwa musik dari Indonesia Timur bukan lagi sekadar fenomena viral, tetapi telah menjadi bagian integral dari wajah musik nasional. Dengan kreativitas yang terus berkembang, penyanyi dan musisi dari kawasan ini semakin diperhitungkan dalam industri yang kompetitif.
“Terima kasih kepada semua yang selalu mendengarkan dan mendukung lagu-lagu saya. Doa dan dukungan kalian membuat saya semakin bersemangat untuk berkarya,” tutupnya penuh haru.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




