Kedatangan rombongan Polres TTU disambut dengan antusiasme tinggi. Meski tidak memiliki peralatan musik modern, para siswa menampilkan pertunjukan drumband kreatif menggunakan ember dan galon bekas.
Suasana mencair saat Kapolres TTU ikut membaur dan memainkan alat musik darurat tersebut bersama siswa.
Kepala SMP Negeri Maubeli, Mery Sau Teme, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh pimpinan Polda NTT.
Ia mengakui bahwa banyak siswanya yang berasal dari keluarga dengan ekonomi terbatas.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolda NTT dan Ibu Kapolres TTU. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak kami, karena memang ada beberapa siswa yang benar-benar membutuhkan dukungan seperti ini,” ujar Mery.
Puncak kegiatan ditutup dengan momen menyentuh hati. Monalisa Radja, siswi kelas VII A, secara spontan mendekati Kapolres dan meminta izin untuk memeluknya sebagai bentuk rasa syukur.
“Terima kasih, saya ingin peluk Ibu Kapolres,” ucap Monalisa lirih sambil memeluk erat AKBP Eliana Papote.
Aksi spontan siswi tersebut menjadi simbol harapan baru bagi anak-anak di pelosok TTU bahwa di tengah keterbatasan fasilitas negara, perhatian dan kasih sayang tetap hadir melalui institusi Polri.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












