Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Oknum Sat Lantas Polres Sikka Aniaya Anak Dibawa Umur di Mako Polres Sikka

"Saya takut Bapak tidak ada di rumah, jadi saya minta, Pak, bisa minta uang Rp10.000 kah Pak buat ojek saya pulang?. Tidak lama, dia (oknum polisi) turun dari motor dan bilang Kau main gila dengan saya?. Terus dia langsung pukul saya," ungkap AHP saat diwawancara, di Mako Polres Sikka.

Avatar photo
Reporter : Tim NTT-Post.com Editor: Redaksi
IMG 20260512 WA0020
AHD dan kakanya saat laporkan oknum Sat Lantas Polres Sikka ke Unit Propam Polres Sikka terkait pelanggaran etika dan di SPKT Polres Sikka terkait penganiayaan anak dibawa umur. | (Foto: Joni Nura)

NTT-Post.com, SIKKA – Nama institusi Kepolisian Republik Indonesia kembali tercoreng kerena ulah oknum anggotanya.

Bukan karena penyelundupan BBM, penembakan, keterlibatan anggota dalam peredaran narkotika, atau kasus asusila, tapi penganiayaan anak dibawah umur.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Kasus kali ini, disumbangkan oleh oknum dari Satuan Lantas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Sikka, Kepolisian Daerah (Polda) NTT.

Seorang siswa Sekolah Menenga Pertama (SMP) di Kota Maumere berusia 14 tahun berinisial AHD diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum anggota polisi di lingkungan Mapolres Sikka.

IMG 20260512 175849
AHP bersama Kasi Propam Polres Sikka. | (Foto: Joni Nura)

Insiden tersebut terjadi setelah AHD kedapatan mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm saat hendak berangkat ke sekolah, Selasa, (12/5/2026).

Kepada NTT-Post.com, AHD mengatakan kejadian bermula saat dirinya terjaring patroli di Jl.Ahmad Yani Kota Maumere.

Setelah itu AHD dibawa ke area parkir penitipan barang bukti Satuan Lalu Lintas (Satlantas) oleh oknum anggota tersebut.

Saat motornya diamankan, AHD mengaku bingung karena tidak memiliki uang untuk pulang ke rumah dan memberitahu orang tuanya.

“Saya takut Bapak tidak ada di rumah, jadi saya minta, Pak, bisa minta uang Rp10.000 kah Pak buat ojek saya pulang?. Tidak lama, dia (oknum polisi) turun dari motor dan bilang Kau main gila dengan saya?. Terus dia langsung pukul saya,” ungkap AHD saat diwawancara, di Mako Polres Sikka.

Korban menjelaskan bahwa dirinya dipukul berulang kali di bagian belakang kepala dan sempat dicekik oleh oknum tersebut di halaman parkir belakang kantor Lantas.

Setelah kejadian tersebut, Rendy pulang ke rumah dalam keadaan menangis dan melaporkan kejadian itu kepada orang tuanya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung