Dari hasil pengukuran awal, lebar badan jalan Karica-Nitunglea rata-rata berkisar lima meter. Selain permukaan jalan yang rusak berat, tim teknis BPJN NTT mengidentifikasi sejumlah titik kritis, termasuk tikungan tajam dan lereng yang berpotensi longsor.
Tim menggunakan berbagai peralatan modern seperti total station, GPS/GNSS, meteran pita, dan rol meter untuk memastikan presisi data.
Dalam pelaksanaannya, tim lapangan sempat menghadapi hambatan berupa akses jalan yang sempit. Untuk mengantisipasi persoalan terkait batas tanah, petugas juga berkoordinasi langsung dengan pemerintah desa dan masyarakat yang lahannya berbatasan dengan badan jalan.
Guna menjaga kelancaran lalu lintas dan keamanan personel, aparat kepolisian melakukan pengamanan secara bergantian di sejumlah titik serta memasang tanda peringatan.
“Kegiatan pengukuran berakhir sekitar pukul 16.00 WITA dengan situasi di lokasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat setempat juga sangat mendukung,” pungkas Putra.
Hasil pemetaan ini selanjutnya akan menjadi acuan data teknis bagi BPJN NTT dalam menentukan langkah perbaikan, khususnya pada titik-titik rawan longsor dan rusak berat.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










