Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Nelayan Sikka Selamat Dievakuasi Setelah Terombang Ambing di Perairan Flores Timur

Avatar photo
Reporter : Varlo da Costa Editor: Nivan Gomez
IMG 20251125 WA0031
Wawan Budiyanto (24), saat dievakuasi Tim SAR Gabungan setelah terombang-ambing di laut selama beberapa hari. | (Foto: HO)

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan segera dikerahkan menggunakan Kapal RIB Kantor SAR Maumere menuju lokasi kejadian di Perairan Pulau Sukun dan Pulau Pemana, Sikka.

NTT-Post.com, MAUMERE, — Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang nelayan asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Wawan Budiyanto (24), yang terombang-ambing di laut selama beberapa hari.

Korban ditemukan dalam keadaan selamat namun kelelahan di sekitar perairan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan korban dilaporkan hilang oleh istrinya setelah tidak kunjung kembali melaut sejak 21 November 2025 di Perairan Pulau Sukun.

“Kantor SAR Maumere menerima laporan bahwa korban berangkat melaut pada 21 November 2025. Kemudian pada 25 November 2025 Pukul 06.00 Wita, korban menginformasikan kepada istrinya bahwa kapalnya mengalami mati mesin, patah AS, dan baling-baling jatuh ke laut,” terang Fathur Rahman.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan segera dikerahkan menggunakan Kapal RIB Kantor SAR Maumere menuju lokasi kejadian di Perairan Pulau Sukun dan Pulau Pemana, Sikka.

Pencarian awal pada Pukul 08.00 Wita di titik duga belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung