NTT-Post.com, TTU – Antusiasme warga dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) begitu tinggi menantikan pendaratan perdana pesawat Kefa Air di Bandara Jack Ukat, Kelurahan Sasi, pada Rabu (15/07/2026).
Pesawat yang terbang dari Kupang menuju Kefamenanu dengan waktu tempuh sekitar 45 menit ini menjadi tonggak sejarah baru bagi mobilitas masyarakat setempat.
Penerbangan perdana ini menandai terbukanya akses transportasi udara yang lebih cepat dan efisien di wilayah tersebut.
Dalam penerbangan bersejarah ini, turut serta sejumlah penumpang dari berbagai unsur, mulai dari jajaran Pemerintah Daerah TTU, anggota DPRD, tokoh adat, insan pers, hingga kru pesawat Kefa Air.
Sejak sebelum pesawat mendarat, warga telah memadati area bandara untuk menyaksikan langsung momen krusial tersebut. Suasana bangga dan haru menyelimuti bandara saat burung besi itu akhirnya mendarat dengan mulus.
Kehadiran Kefa Air diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten TTU.
Pendaratan perdana ini sekaligus menjadi awal dari pengembangan layanan transportasi udara yang selama ini sangat dinantikan oleh masyarakat.
Meski dinilai membawa manfaat besar, layanan ini juga memicu beragam respons di tengah masyarakat, terutama terkait dengan keterjangkauan tarif bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












