Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Salon Kecantikan di Sikka Dirusak, Nama Istri Ajudan Bupati Terseret dalam Laporan Polisi

Diketahui terduga pelaku CROM merupakan istri dari ajudan Bupati Sikka, yang merupakan anggota Polisi Polres Sikka. Ibu Bhayangkari ini juga disebut sebagai saudara kandung dari terduga pelaku CBDP yang juga memiliki usaha Salon kecantikan.

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Tim Redaksi
IMG 20260101 WA0009
Elisabeth Erin saat membuat laporan polisi di SPKT Polres Sikka. | (Foto: Nivan)

Sementara Pihak kepolisian dari Resor Sikka telah menerima laporan ini dan akan menindaklanjuti dugaan pelanggaran Pasal 170 KUHP tentang pengerusakan barang secara bersama-sama dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun 6 bulan.

Terduga Pelaku Klaim Bela Diri

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

​Di sisi lain, terduga pelaku CBDP memberikan klarifikasi berbeda. Menurutnya, kedatangan mereka ke Salon Erin awalnya bertujuan baik untuk meluruskan masalah tanpa niat membuat kegaduhan.

​”Kami tidak ada niat mau bikin rusak di sana. Kami orang mengerti juga, kalau bikin kegaduhan di rumah orang bisa kena pasal. Jadi awalnya mau omong baik-baik, bahkan saya sempat rekam video agar tidak ada salah paham,” jelas CBDP.

​CBDP menjelaskan bahwa keributan mulai pecah saat korban menunjukkan sikap konfrontatif terhadap kakaknya, CROM.

Ia mengklaim bahwa tindakan yang mereka lakukan adalah bentuk pembelaan diri karena merasa diserang lebih dulu.

​”Dia (korban) tunjuk-tunjuk kakak saya. Saya tidak rela. Intinya kami tidak pernah menyerang duluan. Karena terbawa emosi melihat kakak saya ditunjuk, saya geser poteks (cat kuku) di situ. Karena barang kecil, mungkin gampang jatuh dan dia tambah tersinggung, lalu memukul saya,” tambahnya.

​Terkait pengerusakan alat salon, CBDP mengaku hal itu terjadi karena situasi yang sudah tidak terkendali. Ia mengaku sempat melempar bangku dan catok rambut sebagai balasan setelah merasa dipukul dan dilempar balik oleh pihak korban.

CBDP juga menyebutkan bahwa dirinya sempat didorong oleh kekasih korban hingga jatuh bersama sepeda motor.

“Kami memiliki bukti-bukti pendukung berupa video dan siap menyerahkannya kepada pihak kepolisian dalam proses hukum yang berjalan.” tutupnya.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung