Indeks
Daerah  

Sikap PMKRI Maumere Soal Dugaan TPPO di Pub Eltras: Siapkan Advokasi dan Pengumpulan Data

“Kami secara organisatoris akan mengawal kasus ini jika terbukti dan terpenuhinya unsur-unsur dalam TPPO. Kami tidak akan mengambil langkah melakukan desakan publik tanpa dasar atau kajian yang lengkap,” ujar Fabianus.

Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20260207 WA0028
PMKRI Cabang Maumere. | (Foto: HO PMKRI Maumere)

Hal senada disampaikan oleh Presidium Gerakan Kemasyarakatan (Germas), Johan de Brito. Ia mengklarifikasi pernyataan Prof. Otto terkait keterlibatan PMKRI, dengan menyebutkan bahwa koordinasi resmi sejauh ini belum terjadi.

“Kemarin sempat dihubungi untuk melakukan pertemuan bersama Jaringan HAM dan Truck F, namun bukan melalui surat resmi. Saat kami tiba, pertemuan telah selesai dan ditutup. Belum ada pembahasan lanjutan dengan PMKRI terkait metode gerakan,” ungkap Brito.

Sebagai organisasi perjuangan, PMKRI Maumere menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus-kasus dugaan TPPO di wilayah hukum Kabupaten Sikka.

Namun, mereka menekankan pentingnya profesionalitas dari pihak kepolisian dalam menangani perkara ini.

PMKRI Maumere mendesak agar penegak hukum tidak hanya fokus pada satu titik, tetapi juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh PUB atau Bar yang beroperasi di wilayah hukum Kabupaten Sikka guna memastikan tidak ada praktek serupa yang melanggar hukum.

“Penyidik tidak boleh fokus pada satu lokus, ada banyak pup di Maumere, harus semua di cek,” tutupnya.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung

Exit mobile version