Siap Tawarkan Modal Usaha Tambak Garam
Jano menduga salah satu faktor utama yang menghambat petani adalah kendala modal. Menanggapi hal ini, Kopdit Pintu Air hadir dengan solusi, koperasi bersedia menyediakan modal usaha bagi setiap petani yang ingin mengembangkan usaha garam.

“Jadi warga pesisir utara yang mau membuka usaha tambak garam, tentu Pintu Air siap bantu untuk pemberian pinjaman modal usaha. Hasil panen garam akan dibeli oleh Pintu Air dengan harga yang kompetitif,” jelas Jano.
Jano kembali menegaskan seluruh unit usaha sektor riil ini, termasuk rumah produksi garam, dibangun atas dasar filosofi “dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota”.
”Modal usaha ini berasal dari recehan yang dikumpulkan dari anggota. Kami mengembangkan usaha untuk kesejahteraan anggota, dan kami siap memfasilitasi kebutuhan modal mereka agar potensi garam Sikka bisa digarap maksimal,” pungkasnya.
Rumah produksi ini juga akan menjamin Garam Beryodium Cap Pintu Air diproses dengan standar kualitas terbaik, termasuk sertifikasi SNI, BPOM, dan Halal, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Camat Alok Barat, Don Lorenzo Usi Neno Da Silva mengapresiasi langkah Kopdit Pintu Air dalam sinergi luar biasa antara gerakan koperasi dan potensi daerah.
“Kami sangat berterima kasih. Kehadiran pabrik garam di wilayah Alok Barat ini bukan hanya meningkatkan nilai jual produk garam Sikka, tetapi juga menjadi pendorong ekonomi, membuka peluang kerja, dan memotivasi warga kami untuk kembali mengembangkan sektor tambak garam,” ujar Camat.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












