NTT-Post.com, SIKKA – Petani Kopi Kabupaten Sikka, Suitbertus Amandus bersama para pekerja turun ke lahan seluas 10 hektar untuk melaksanakan panen kopi Arabika yang berlokasi di wilayah Nilo, Desa Wuliwutik, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka,Jumat, (10/4/2026).
Mereka melakukan pemetikan secara manual dan hanya buah yang berwarna merah ranum (cherry) yang dipetik.
”Kami memilah secara saksama untuk menjaga integritas biji. Hanya kualitas terbaik yang kami ambil agar sesuai dengan standar pasar global,” ujar Amandus di sela-sela aktivitas panen.
Amandus mengatakan, panen kopi ini merupakan tahun kedua panen sejak penanaman massal dimulai pada tahun 2024 lalu.
“Kami sudah panen sebanyak dua kali diatas lahan seluas 10 hektar ini, sejak penanaman awal pada tahun 2024,” jelas Amandus.

Dia menjelaskan hasil panen akan dipasarkan ke pasar internasional yakni ke perusahaan asal negara New Zealand.
“Kami telah menjalin komunikasi intensif dengan pihak dari New Zealand untuk pasokan kopi Arabika,” tuturnya.
Amandus juga menyebut, pihak investor dan ahli dari New Zealand telah datang langsung ke lokasi untuk mengecek kualitas kopi dan memberikan presentasi mengenai standar produksi yang baik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












