Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

TRUK-F Desak Polres Sikka Percepat Proses Kasus Dugaan Eksploitasi 13 LC di Pup Eltras

"Setelah mereka ambil keterangan dari Andi, baru mereka gelar. Setelah itu baru kita dapat perkembangan yang baru bagaimana. Saya berharap tidak lama-lama, besok paling lambat sudah gelar," ujar Suster Ika.

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Tim Redaksi
IMG 20260124 205501
Kepala Truk-F, Suster Ika bersama Sat Reskrim Polres Sikka menjemput 11 LC di salah satu tempat hiburan malam. | (Foto: NTT-Post)

Jika dalam dua hingga tiga hari ke depan belum ada kemajuan, TRUK-F berencana kembali mendatangi Polres untuk melakukan pertemuan langsung.

“Satu dua hari ini tidak ada perkembangan maka kami akan ke Polres untuk pertanyakan,” ujarnya.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

TRUK-F mendesak kepolisian mempercepat proses mengingat tuntutan 13 LC yang minta dipulangkan ke daerah asal.

“Belajar dari kasus 2021 lalu, para korban setelah diambil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mereka langsung disumpah, kemudian diizinkan pulang ke daerah asal,” jelasnya.

Menurut Suster Ika, hal ini penting agar para korban yang ingin kembali ke daerah asal tetap bisa memberikan keterangan yang sah di persidangan meski mereka tidak lagi berada di Maumere.

“Anak-anak ini proaktif, mereka benar-benar mau berjuang untuk hak-hak mereka atas kekerasan dan penindasan yang dialami,” tutup Suster Ika.

Sementara Kasat Reskrim Polres Sikka dan Kasi Humas Polres Sikka belum memberikan ketika dikonfirmasi belum memberikan keterangan***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung