NTT-Post.com, SIKKA — Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa, Drs. Sabinus Nabu, mengingatkan para wisudawan Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere untuk tidak menjadi Strawberry Generation atau generasi yang kreatif namun rentan dan mudah hancur saat berhadapan dengan tekanan kompetisi dunia kerja.
Pesan tersebut ditegaskan Drs. Sabinus Nabu saat menyampaikan sambutan dalam Sidang Terbuka Senat Unipa Maumere rangka Wisuda Ke-XXVIII yang berlangsung di Maumere, Kabupaten Sikka, Sabtu (10/10/2026).
Di hadapan pejabat pemerintah daerah, pimpinan perguruan tinggi, civitas akademika, serta 708 wisudawan dan orang tua, Drs. Sabinus menyampaikan bahwa dunia kerja saat ini telah mengalami distrupsi ganda akibat pesatnya kemajuan teknologi kecerdasan buatan, digitalisasi, dan fenomena sharing economy.
“Kemajuan teknologi mengubah peradaban dari time series menjadi real time. Semua kini ada aplikasinya dan saling terhubung dalam jaringan digital. Namun, kemudahan ini jangan membuat kita tergantung hingga lupa hidup di dunia nyata,” ujar Sabinus Nabu.
Menghadapi lanskap dunia yang berubah cepat, Sabinus menekankan pentingnya Self-Leadership dan keberanian untuk melakukan Self-Disruption kemampuan untuk merobohkan dan memperbarui diri sendiri sebelum keadaan memaksa secara kasar.
Ia meminta para lulusan Unipa Angkatan Ke-28 untuk mengasah kelincahan dan keberanian berpikir jernih dan tenang di tengah ketidakpastian.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












