Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wisuda Ke-XXVIII Unipa Maumere: Ketua Yayasan Ingatkan Lulusan Tak Jadi Strawberry Generation

"Kemajuan teknologi mengubah peradaban dari time series menjadi real time. Semua kini ada aplikasinya dan saling terhubung dalam jaringan digital. Namun, kemudahan ini jangan membuat kita tergantung hingga lupa hidup di dunia nyata," ujar Sabinus Nabu.

Avatar photo
Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20261010 112555 e1791602964832
Wisuda Ke-XXVIII Unipa Maumere: Ketua Yayasan Ingatkan Lulusan Tak Jadi Strawberry Generation. | (Foto: dok istimewa)

“Lulusan juga harus siap melepas cara lama yang usang dan mempelajari keahlian baru dan meningkatkan kemampuan berkolaborasi dan bekerja sama lintas disiplin,” pesan Drs. Sabinus.

“Gelar sarjana adalah pembuka pintu. Namun, ketahanan mental, karakter, dan kelincahan belajar kalianlah yang akan menentukan seberapa jauh kalian dapat melangkah,” tambahnya.

Ia berharap para lulusan Unipa tidak hanya berfokus mencari kerja tetapi juga berani mengambil risiko untuk menjadi pencipta lapangan kerja bagi masyarakat di Bumi Nian Tana Sikka, Nusa Tenggara Timur, maupun Indonesia secara umum.

Lebih lanjut, Drs. Sabinus Nabu menegaskan bahwa Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa berkomitmen terus meningkatkan sarana dan prasarana, riset dosen, serta integrasi teknologi digital untuk memastikan Unipa tetap menjadi pusat keunggulan akademik di kawasan timur Indonesia.

Mengutip pepatah Latin “Non scholae sed vitae discimus” (kita belajar bukan untuk sekolah melainkan untuk hidup), Sabinus mengakhiri sambutannya dengan mengajak para sarjana baru untuk tetap rendah hati, adaptif, dan berani menghadapi tantangan masa depan.

“Tak ada yang tak bisa diubah sebelum dihadapi, motivasi saja tidak cukup. Jadilah pembawa perubahan dan jaga selalu nama baik almamater Universitas Nusa Nipa,” pungkasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung