NTT-Post.com, SIKKA — Ketegangan mewarnai Kantor DPRD Kabupaten Sikka pada Kamis (11/6/2026). Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, diduga kuat melarikan diri melalui pintu belakang gedung DPRD Sikka demi menghindari aksi protes spontan dari puluhan pedagang Pasar Alok Maumere yang sudah mengepung tempat tersebut sejak pagi.
Insiden ini terjadi sesaat setelah Bupati menghadiri Rapat Paripurna dengan agenda Keterangan Pemerintah terhadap Pemandangan Umum Fraksi atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025.
Sejak awal sidang, puluhan pedagang yang didominasi kaum ibu-ibu sudah memadati gedung DPRD.
Mereka datang guna menyampaikan protes setelah lapak tempat mereka mengais rezeki dibongkar secara brutal oleh tim gabungan penertiban. Kehadiran mereka hanya untuk satu tujuan menuntut pertanggungjawaban langsung dari sang Bupati.
Sesuai kesepakatan, audiensi antara pedagang, DPRD, dan pemerintah seharusnya digelar tepat setelah rapat paripurna usai.
Namun, begitu massa pedagang merangsek masuk ke ruang rapat, mereka hanya mendapati Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi beserta beberapa anggota dewan. Kursi utama yang ditempati Bupati sudah kosong.
Menyadari orang nomor satu di Sikka itu telah menyelinap keluar melalui pintu belakang, massa pedagang langsung bergerak cepat melakukan pengejaran.
Sayangnya, tindakan tersebut terlambat. Bupati Juventus terlihat sudah lebih dulu naik ke mobil dinas bernomor polisi EB 1 dan tancap gas meninggalkan area kantor DPRD melalui gerbang belakang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












