NTT-Post.com, TTU – Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terus didorong untuk menjadi sentra peternakan modern.
Melalui penerapan teknologi, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), serta kolaborasi multipihak, langkah strategis ini diyakini mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan peternak, dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah NTT.
Potensi besar sektor peternakan di TTU kini diarahkan menuju sistem yang lebih maju dan profesional.
Transformasi ini hadir sebagai jawaban atas berbagai tantangan klasik, mulai dari rendahnya produktivitas hingga lemahnya daya saing produk ternak di pasar yang semakin kompetitif.
Kepala Dinas Peternakan TTU, Trimeldus T. Tonbesi, menyebutkan bahwa TTU memiliki fondasi yang sangat kuat untuk berkembang sebagai daerah peternakan unggulan.
“TTU punya lahan, sumber daya lokal, dan peternak yang ulet. Yang dibutuhkan adalah sentuhan teknologi dan manajemen modern agar hasilnya mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya, belum lama ini.
Untuk mewujudkan target tersebut, Dinas Peternakan TTU memfokuskan transformasi pada beberapa aspek.
Mulai dari infrastruktur dan kesehatan hewan, inovasi pakan lokal, dan digitalisasi manajemen. Kadis menjelaskan, penyediaan infrastruktur dasar dimulai dari kandang berstandar, akses air bersih yang memadai, serta penguatan layanan kesehatan hewan.
“Inovasi pakan lokal difokuskan pada pengembangan inovasi pakan berbasis sumber daya lokal untuk menekan biaya produksi sekaligus menjaga keberlanjutan usaha,” jelasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












