Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wabup Simon Subandi: Kompetensi Pengurus Kunci Kemajuan Koperasi Merah Putih

Avatar photo
Reporter : Ade Riberu Editor: Tim NTT-Post.com
FotoJet 2 1
Para peserta pelatihan angkatan II berpose bersama Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi. (Foto: Ade Riberu / NTT-Post.com)

Keberhasilan koperasi tidak ditentukan oleh modal semata, tetapi kompetensi dan integritas para pengurusnya. Karenanya, koperasi harus dikelola secara profesional agar mampu menjawab tantangan ekonomi modern.

NTT-Post.com, MAUMERE – Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi para pengurus merupakan faktor penentu bagi kemajuan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Hal itu disampaikannya dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus KDKMP Tahun 2025 Angkatan II, yang berlangsung di Aula Puskopdit Swadaya Utama Maumere, Senin (24/11/2025).

Wabup Simon Subandi mengatakan, koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Menurutnya, di tengah dinamika ekonomi yang semakin kompleks, koperasi perlu dikelola secara profesional dan adaptif. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar.

Baca Juga: Pj Kades Nebe-Sikka Diduga Langgar Aturan, Kerjakan Proyek Sumur Bor Tanpa Libatkan TPK

“Keberhasilan koperasi bukan hanya ditentukan oleh modal atau fasilitas, tetapi juga oleh kompetensi dan integritas para pengurusnya,” kata Wabup Simon.

Wabup Simon Subandi berharap, pelatihan ini dapat menjadi ruang pembelajaran bagi pengurus koperasi untuk memahami tata kelola koperasi yang baik, meningkatkan kemampuan manajerial, termasuk pengelolaan keuangan dan administrasi, serta mengembangkan inovasi berbasis potensi lokal.

FotoJet 3 7
Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi. (Foto: Ade Riberu / NTT-Post.com)

Selain itu, peserta juga diharapkan dapat memperluas wawasan mengenai digitalisasi koperasi sebagai peluang ekonomi modern. Karena itu, ia meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk memperkuat pengelolaan koperasi masing-masing.

Selain memperkuat kapasitas kelembagaan, Wabup Simon menegaskan bahwa pengembangan koperasi akan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat desa.

Baca Juga: Film Dokumenter Pendek dari Sikka Raih Piala Citra di Festival Film Indonesia 2025

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung