Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Festival Natar Sikka 2026 Kembali Digelar, Hadirkan Penari Asal Portugal dan Pameran UMKM

"Karang Taruna Nibong Sikka ingin membuktikan bahwa sejarah tidak harus kaku tersimpan di arsip atau bangunan tua, melainkan terus hidup dan bernapas melalui seni serta tradisi yang diwariskan antargenerasi," tambah Quintus Ebang.

Avatar photo
Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
InShot 20260719 112752447
Festival Natar Sikka 2026 Kembali Digelar, Hadirkan Penari Asal Portugal dan Pameran UMKM. | (Foto: HO Panitia)

Selain penampilan internasional tersebut, daya tarik utama festival ini adalah pementasan Toja Bobu.

Sendratari legendaris Kampung Sikka ini mengisahkan tentang Prinseja (putri raja) yang diperebutkan oleh 13 soldadu (pelamar) dari berbagai profesi.

“Dahulu, Toja Bobu rutin dipentaskan setiap tanggal 26 Desember. Setelah sempat terhenti selama puluhan tahun, tradisi yang nyaris punah ini berhasil dihidupkan kembali berkat konsistensi Festival Natar Sikka,” ujarnya.

Tak hanya seni pertunjukan, para pengunjung juga akan dimanjakan dengan, pameran umkm lokal yang Menampilkan produk kreatif dan kuliner khas masyarakat Sikka.

Panitia juga menyiapkan berbagai pertunjukan kebudayaan yang melibatkan langsung masyarakat setempat.

Ketua Karang Taruna Nibong Sikka, menegaskan bahwa festival ini merupakan gerakan murni generasi muda untuk menjaga warisan leluhur agar tidak punah ditelan zaman.

“Festival ini lahir dari kesadaran anak-anak muda Desa Sikka bahwa budaya hanya akan tetap hidup apabila terus dipraktikkan dan diwariskan. Kami tidak ingin Toja Bobu dan praktik budaya lainnya hanya menjadi cerita sejarah, tetapi tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan dikenal oleh generasi yang akan datang,” ujar Honorarius.

Ia menambahkan, kehadiran kelompok Viras do Tio Xico menjadi bukti nyata bahwa hubungan sejarah di masa lalu dapat dirawat secara positif melalui seni dan persaudaraan antarbangsa.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Festival Natar Sikka 2026, Laurentius Vianey, mengungkapkan bahwa seluruh persiapan dilakukan secara gotong royong, mulai dari pemuda, tokoh adat, hingga Pemerintah Desa Sikka.

“Kami ingin Festival Natar Sikka menjadi pengalaman budaya yang utuh. Pengunjung dapat menyaksikan Toja Bobu dan penampilan Viras do Tio Xico dari Portugal, mengunjungi stan UMKM lokal, menelusuri jejak sejarah peninggalan Portugal di Kampung Sikka, sekaligus menikmati berbagai pertunjukan seni budaya lainnya. Kami mengundang seluruh masyarakat Kabupaten Sikka dan para wisatawan untuk hadir bersama-sama merayakan festival ini,” tutur Vianey.

Karang Taruna Nibong Sikka mengundang dengan hormat seluruh masyarakat Kabupaten Sikka, wisatawan domestik maupun mancanegara, akademisi, pegiat seni, serta pencinta sejarah untuk hadir langsung dan merayakan kemeriahan Festival Natar Sikka 2026 pada Rabu, 22 Juli mendatang.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung