Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Keluarga Wakepsek yang diduga Dibully, Tuntut Bupati Sikka Lakukan Klarifikasi dan Pemulihan Nama Baik Secara Adat 

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Tim Redaksi
IMG 20260116 110425
Avelinus Nong dan Ignasius Narek ayah kandung Avelinus. | (Foto: NTT-Post)

Sebagai orang tua, Ignasius mengaku panik dan sedih melihat anaknya diperlakukan seperti “penjahat” di hadapan ratusan rekan sejawatnya.

Ia menilai, sebagai seorang pemimpin daerah, Bupati seharusnya mengedepankan dialog dan mencari solusi, bukan langsung menghakimi secara verbal.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

“Sebagai pemimpin, seharusnya hadapkan dua-duanya dulu, cari solusi letak kesalahannya di mana. Jangan hanya mendengar sepihak langsung bertindak begitu. Kasihan mereka ini PNS, kalau ditekan secara keji seperti itu, mental dan semangat kerjanya bisa turun,” lanjut Ignasius.

Pihak keluarga dan kerabat menegaskan bahwa meski mereka mengakui tindakan merokok di dalam pertemuan adalah sebuah kekeliruan etika, namun sanksi sosial dan verbal yang diberikan Bupati tidak sebanding dan tidak manusiawi.

“Kami dari keluarga menuntut klarifikasi. Masalah merokok tidak ada sangkut pautnya dengan penghinaan keji yang mengakibatkan anak kami luka fisik dan trauma berat. Kami minta Dinas PKO dan K3S Kecamatan jangan diam, karena saksi matanya ratusan orang,” tambah perwakilan keluarga lainnya.

Keluarga berharap Bupati Sikka memiliki kebesaran hati untuk melakukan klarifikasi resmi dan mengikuti prosesi adat sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas insiden yang telah mencoreng institusi pendidikan dan martabat kemanusiaan di Kabupaten Sikka.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung