NTT-Post.com, SIKKA – Warga Desa Watuliwung, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, NTT, digegerkan dengan peristiwa dugaan bunuh diri yang dilakukan oleh seorang pria berinisial Y.A (34) pada Minggu (12/4/2026) sore.
Korban yang berprofesi sebagai guru PPPK di SMP Nuba Arat tersebut ditemukan tergantung di dalam kamarnya tak lama setelah tiba dari Kupang.
Kapolres Sikka melalui Kasi Humas Polres Sikk, IPTU Leonardus Tungga, mengonfirmasi bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.48 WITA di kediaman korban di RT/RW 007/004, Dusun Watuliwung.
Menurut keterangan Humas Polres Sikka, Peristiwa bermula saat korban baru saja tiba di Maumere setelah melakukan perjalanan dari Kupang.
Saksi I (A.D), yang merupakan kakak ipar korban, dan Saksi II (A.H.S), kakak kandung korban, sebelumnya telah berkomunikasi untuk menjemput korban di Bandara Frans Seda Maumere.
“Namun, setibanya para saksi di bandara, korban tidak ditemukan. Melalui sambungan telepon, korban mengabarkan bahwa ia sudah berada di rumahnya di Watuliwung dan meminta para saksi menyusul ke sana,” tulis laporan Humas Polres Sikka.
Sesampainya di rumah korban, saksi memanggil berkali-kali namun tidak mendapat jawaban. Curiga, kedua saksi masuk ke dalam rumah dan membuka pintu kamar korban.
Mereka pun dikejutkan dengan kondisi korban yang sudah tergantung menggunakan seutas tali nilon biru pada tiang rangka baja ringan plafon kamar.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












