Para siswa tidak hanya mendapat pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga diajak untuk peka terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya.
“Kami ingin anak-anak juga belajar bahwa ketika ada saudara kita yang mengalami musibah, kita harus memiliki kepedulian dan mau berbagi. Walaupun yang kami berikan ini mungkin tidak seberapa, kami berharap dapat berguna dan sedikit membantu meringankan beban para korban,” katanya.
Sebanyak 39 dos bantuan tersebut selanjutnya disalurkan melalui Kepolisian Resor Timor Tengah Utara (Polres TTU) untuk diteruskan kepada para korban gempa di Flores, bersama bantuan hasil pengumpulan donasi dari berbagai pihak lainnya.
Penyaluran melalui pihak kepolisian diharapkan dapat memastikan bantuan yang terkumpul benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan di wilayah terdampak.
Aksi solidaritas keluarga besar SMA Negeri Taekas ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama.
Bantuan yang diberikan mungkin sederhana, namun disertai keikhlasan dan kepedulian, diharapkan dapat memberi arti bagi masyarakat yang tengah menghadapi musibah.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












