Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Ratusan Rumah Rusak Diguncang Gempa, Bupati Flotim: Penanganan Dilakukan Secara Terpadu

“Kami berharap masyarakat tetap berpengharapan, bahwa keadaan rumah yang rusak akan ditangani pada saatnya. Kita tidak punya pilihan lain, kecuali bersabar dengan keadaan ini,” tambahnya.

Avatar photo
Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20260410 WA0057
Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen. | (Foto: Elen/Flores Terkini)

Penanganan dampak gempa ini menjadi tantangan tersendiri karena beririsan dengan status tanggap darurat cuaca ekstrem dan banjir lahar yang masih berlaku hingga 30 April 2026.

Bupati menjelaskan bahwa seluruh langkah penanganan akan dilakukan secara terpadu agar kebutuhan logistik masyarakat terpenuhi secara optimal di tengah ancaman bencana yang ganda.

Menindaklanjuti instruksi Bupati, BPBD Flores Timur telah melakukan serangkaian aksi darurat di lokasi terdampak.

Posko dan Dapur umum mulai didirikan, di Kantor BPBD dan posko lapangan di Desa Terong, lengkap dengan pengoperasian dapur umum.

Adapun distribusi logistik atau Penyaluran bantuan berupa makanan siap saji, air bersih, selimut, dan tenda darurat untuk 1.100 jiwa lebih yang mengungsi secara mandiri terus dilakukan.

Tim teknis juga terus memvalidasi data kerusakan yang sementara mencatat 215 unit rumah rusakdi Adonara dan Solor, serta kerusakan pada fasilitas pendidikan (MAN 2 Waiwerang, SMA Muhammadiyah, SDN Terong) dan rumah ibadah.

Data terbaru menunjukkan 10 warga Desa Terong yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan medis.

Pemerintah daerah terus mengimbau warga untuk tetap waspada namun tenang, sembari menunggu proses verifikasi data kerusakan rumah untuk tahap pemulihan selanjutnya.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung