Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Refleksi Natal: Uskup Maumere Ingatkan Kopdit Obor Mas Adalah Ruang Solidaritas, Bukan Sekadar Transaksi

Dalam kotbahnya, Mgr. Ewaldus menegaskan bahwa koperasi yang berdiri sejak 1972 ini bukan sekadar lembaga keuangan, melainkan sebuah gerakan moral. Ia menitipkan tiga pesan kunci bagi seluruh pengurus, karyawan, dan anggota.

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Tim Redaksi
IMG 20260108 WA0036
Momen Natal dan Tahun Baru bersama di kantor Pusat KSP Kopdit Obor Mas. | (Foto: Nivan)

Ketiga, Uskup menekankan tindakan nyata agar menjadi obor yang membebaskan. Pesan terakhir menekankan bahwa Tahun Baru 2026 adalah momentum untuk aksi nyata.

Keselamatan dan kasih tidak boleh ditunda dalam bentuk teori, tetapi harus diwujudkan dalam keputusan-keputusan yang adil bagi anggota.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

“KSP Kopdit Obor Mas harus sungguh menjadi obor yang menerangi, memberi harapan bukan beban, dan membebaskan bukan menindas,” tutup Uskup Maumere dalam pesannya yang menyentuh.

Selain dimensi spiritual, acara ini juga menjadi ajang apresiasi bagi sumber daya manusia di Obor Mas.

Rangkaian acara dimeriahkan dengan penyerahan sertifikat kompetensi sebagai bukti komitmen profesionalisme karyawan.

Selanjutnya tukar kado yang disebut untuk mempererat keakraban antara jajaran pengurus dan staf. Dan terakhir acara ramah tamah untuk merayaan syukur yang sederhana namun penuh makna.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, serta tokoh penggerak koperasi nasional, Romanus Woga, yang semakin menegaskan posisi strategis Obor Mas sebagai pilar ekonomi kerakyatan di Sikka.

Dengan semangat baru dan berkat yang diterima, KSP Kopdit Obor Mas kini menatap Tahun Buku 2026 dengan optimisme untuk terus menjadi cahaya bagi masyarakat kecil.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung