Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Selangkah Lagi Bandara Perintis Kefamenanu Capai 80 Persen, Siap Mengudara

Kehadiran tim Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara ke lokasi bandara perintis di Kefamenanu guna mengevaluasi kesiapan runway 775 meter. Progres pembangunan capai 80 persen dan ditargetkan segera beroperasi guna mendukung konektivitas wilayah perbatasan di TTU, NTT.

Avatar photo
Reporter : Ramos Suni Editor: Ade Riberu
FotoJet
Tim Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara saat meninjau lokasi bandara perintis di Kefamenanu, TTU, Kamis (9/4/2026). (Foto: Ramos/NTT Post)

Sementara itu, Wakil Bupati Kamilus Elu menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan bandara tersebut.

Dalam waktu dekat, Pemda akan melakukan pembersihan area landasan, merapikan batu, serta membangun pagar untuk melindungi fasilitas.

“Kita akan merapikan area, membersihkan, dan membuat pagar supaya tidak dirusak oleh masyarakat yang melintas. Selain itu, kita juga akan berkoordinasi dengan masyarakat pemilik kebun di sekitar lokasi agar semuanya bisa ditata dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, berdasarkan penilaian sementara dari tim Kementerian Perhubungan, kesiapan lokasi bandara telah mencapai sekitar 80 persen dari persyaratan yang ditentukan.

“Ini proses yang sedang berjalan dan kita optimis bandara ini bisa segera beroperasi. Harapan kita, semua disiapkan sesuai standar kementerian agar bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kehadiran bandara perintis ini, mengingat posisi strategis Timor Tengah Utara sebagai wilayah perbatasan yang memiliki dua Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Adapun tim Ditjen Perhubungan Udara yang hadir dalam kunjungan tersebut terdiri dari Agung Wibowo, Boris Hidro Kurniawan, Septian Tri Pradita Maulana Putra, dan Maria Maharani Gloria Nusantara.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan persyaratan teknis maupun administrasi, sehingga bandara perintis di Kefamenanu segera difungsikan untuk mendukung konektivitas wilayah perbatasan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung