Sementara itu, Wakil Bupati Kamilus Elu menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan bandara tersebut.
Dalam waktu dekat, Pemda akan melakukan pembersihan area landasan, merapikan batu, serta membangun pagar untuk melindungi fasilitas.
“Kita akan merapikan area, membersihkan, dan membuat pagar supaya tidak dirusak oleh masyarakat yang melintas. Selain itu, kita juga akan berkoordinasi dengan masyarakat pemilik kebun di sekitar lokasi agar semuanya bisa ditata dengan baik,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan, berdasarkan penilaian sementara dari tim Kementerian Perhubungan, kesiapan lokasi bandara telah mencapai sekitar 80 persen dari persyaratan yang ditentukan.
“Ini proses yang sedang berjalan dan kita optimis bandara ini bisa segera beroperasi. Harapan kita, semua disiapkan sesuai standar kementerian agar bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kehadiran bandara perintis ini, mengingat posisi strategis Timor Tengah Utara sebagai wilayah perbatasan yang memiliki dua Pos Lintas Batas Negara (PLBN).
Adapun tim Ditjen Perhubungan Udara yang hadir dalam kunjungan tersebut terdiri dari Agung Wibowo, Boris Hidro Kurniawan, Septian Tri Pradita Maulana Putra, dan Maria Maharani Gloria Nusantara.
Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan persyaratan teknis maupun administrasi, sehingga bandara perintis di Kefamenanu segera difungsikan untuk mendukung konektivitas wilayah perbatasan.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












