Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Selangkah Lagi Bandara Perintis Kefamenanu Capai 80 Persen, Siap Mengudara

Kehadiran tim Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara ke lokasi bandara perintis di Kefamenanu guna mengevaluasi kesiapan runway 775 meter. Progres pembangunan capai 80 persen dan ditargetkan segera beroperasi guna mendukung konektivitas wilayah perbatasan di TTU, NTT.

Avatar photo
Reporter : Ramos Suni Editor: Ade Riberu
FotoJet
Tim Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara saat meninjau lokasi bandara perintis di Kefamenanu, TTU, Kamis (9/4/2026). (Foto: Ramos/NTT Post)

NTT-Post.com, TTU — Tim Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, kembali melakukan kunjungan ke lokasi rencana pembangunan bandara perintis khusus di Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 9 April 2026.

Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan pengukuran ulang terhadap panjang landasan pacu (runway) yang mencapai 775 meter. Kegiatan ini turut didampingi langsung oleh Wakil Bupati TTU, Kamilus Elu, bersama jajaran pemerintah daerah.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Salah satu anggota tim Ditjen Hubud, Agung Wibowo, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan sistem bandara sebelum digunakan untuk penerbangan.

“Hari ini kita melihat kondisi sistem bandara, apa saja yang harus dipenuhi agar bisa dilakukan penerbangan. Secara struktural, pengerasan sudah cukup bagus, namun masih ada beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejumlah catatan hasil evaluasi akan dituangkan dalam berita acara untuk segera ditindaklanjuti demi menjamin keselamatan penerbangan.

“Ada beberapa hal yang akan kita tuangkan dalam berita acara untuk ditindaklanjuti agar penerbangan dapat berjalan aman,” lanjutnya.

Meski masih terdapat beberapa kekurangan, pihaknya optimistis progres pembangunan menunjukkan arah positif.

“Prinsipnya kita optimis, ini one progress. Selanjutnya akan ditindaklanjuti baik dari sisi fisik lapangan maupun administrasi,” jelasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung