Sementara itu, Firmina Sedo Mitang, Ketua Yayasan Wisung Eko Mitang, mengatakan sekolah ini didirikan atas dasar keprihatinan terhadap anak-anak Desa Pogon yang harus menempuh jarak jauh untuk bersekolah di tingkat SMP.
“Kami melihat sendiri bagaimana anak-anak harus menempuh jarak yang panjang setiap hari. Dari keprihatinan itu muncul gagasan tulus untuk menyediakan pendidikan yang lebih dekat, lebih manusiawi, dan lebih merata bagi anak-anak Pogon,” ungkapnya.
Firmina Sedo Mitang menambahkan, pengalihan status menjadi sekolah negeri merupakan anugerah besar.
Ia berharap dengan status baru ini, layanan pendidikan akan semakin baik, fasilitas semakin lengkap, dan akses pendidikan bagi anak-anak semakin terbuka.
“Kami berharap dengan menjadi negeri, sekolah ini bisa mendapat banyak bantuan kelengkapan fasilitas,” tutupnya.
Acara peresmian ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Kadis PKO Kabupaten Sikka Germanus Tolong, S.Sos; Kadis Kominfo Very Awales; Kadis PMD Lambertus Sol Ketemu, SE; para kepala desa, kepala sekolah, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa Pogon.
Pengalihan status ini menandai babak baru bagi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Desa Pogon dan sekitarnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












