Masyarakat di sekitar kaki gunung diimbau untuk selalu berhati-hati dan mewaspadai jalur-jalur sungai atau kali mati yang menjadi rute alami aliran lahar.
“Kami mengimbau agar masyarakat untuk selalu berhati-hati melintasi daerah yang merupakan jalur lahar hujan,” demikian bunyi imbauan tersebut.
Beberapa titik yang secara spesifik disebutkan sebagai jalur rawan yang perlu dihindari atau dilintasi dengan sangat waspada meliputi, jalur jalan nasional Desa Dulipali, jalur jalan dari Desa Nawokote ke Tabana dan Hewa, Wilayah Desa Klatanlo, dan jalur dari Desa Nobo ke Desa Nurabelen.
Titik-titik tersebut merupakan daerah yang berada di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki.
Pemerintah daerah dan pihak terkait terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Warga diharapkan tidak panik, namun tetap waspada dan siap mengevakuasi diri jika terjadi hujan deras di puncak atau terdengar suara gemuruh yang mengindikasikan pergerakan lahar.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












