Menurut Gubernur, kehadiran NTT Mart tidak hanya menyediakan pasar bagi produk lokal, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan keterampilan dan dukungan manajemen keuangan. Dengan demikian, UMKM dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.
“Kita belajar dari teman-teman pengusaha yang benar agar kemudian ini berjalan dengan baik. Jadi kalau pasar sudah ada, NTT Mart ini, kemudian bantuan skill atau keterampilan juga kita bantu, manajemen keuangan juga kita dukung dengan baik, rasanya pengusaha UMKM di NTT ini juga di Kabupaten Sikka ini akan bertumbuh dengan baik,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi NTT, Zeth Sony Limbing, menjelaskan bahwa NTT Mart merupakan wujud nyata dari gerakan ‘Beli NTT’, yakni upaya mendorong masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk lokal.
Baca Juga: Penutupan Pasar PNPM, Ansar Rera: “Tidak Boleh Ditutup. Pemerintah Kaji Ulang Keputusan”
“NTT Mart adalah salah satu wujud dari gerakan Beli NTT, tempat di mana seluruh produk lokal dibeli dan dijual di NTT. Hari ini kita memulainya di Kabupaten Sikka,” ujar Sony.
Ia menambahkan, NTT Mart merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi NTT dan Dekranasda Kabupaten Sikka, sehingga nomenklatur yang digunakan adalah ‘NTT Mart by Dekranasda Sikka’. Tujuan utamanya adalah membangun kembali ekonomi lokal melalui penguatan pengusaha daerah.
“Produk lokal yang ada adalah hasil kreativitas, inovasi, dan dari situlah kita akan mengagumi, ternyata kita mampu melakukan itu. Para pengusaha kita mampu menghadirkan produk lokal, melalui proses hilirisasi dari bahan mentah menjadi bahan jadi, dengan nilai tambah yang luar biasa, dan itu kebanggaan bagi kita semua,” katanya.
Peluncuran NTT Mart by Dekranasda Sikka dilakukan secara simbolis oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena melalui penekanan sirene, didampingi Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi. Kegiatan dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan peninjauan ruang NTT Mart.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD NTT Roby Tulus Bapa, Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi, Sekretaris Daerah Sikka Adrianus Firminus Parera, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Sikka Verdinando Lepe, serta sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Sikka.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
