Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBD untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan koperasi demi memperkuat sektor pertanian, peternakan, UMKM, dan pariwisata.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Kantor Pusat Pintu Air, Yakobus Jano, mengungkapkan bahwa tanah NTT khususnya Pulau Sumba memiliki kekayaan alam yang sangat besar.
Namun, potensi tersebut dinilai belum dikelola secara maksimal oleh para nelayan, petani, peternak, dan buruh.
Kehadiran KSP Kopdit Pintu Air diharapkan mampu menjadi jawaban nyata atas ketimpangan ekonomi yang masih terjadi.
“Maka lahirlah Pintu Air untuk mengajak masyarakat ‘menanam’, baik menanam pohon, segala jenis tanaman, maupun menanam uang (tabungan). Mari kita bersama mengajak dan mendidik anggota agar tidak ada lagi ketimpangan, padahal daerah ini sangat kaya dan masyarakat bisa tetap menanam di musim seperti ini,” pungkas Yakobus Jano.
Dengan resminya Kantor Cabang Kodi ini, KSP Kopdit Pintu Air diharapkan dapat terus berjalan beriringan bersama Pemkab SBD dalam membangun ekonomi rumah tangga yang kuat dan mandiri di Nusa Tenggara Timur.
Acara peresmian tersebut dihadiri Yakobus Jano (Ketua Pengurus KSP Kopdit Pintu Air) beserta jajaran manajemen pusat, Christofel Horo (Asisten I Setda SBD), Yengo Tanda Kawi (Kepala Dinas Koperasi dan UKM SBD), Gerhardus Mete (Camat Kodi Utara), aparat Kepolisian Polsek Kodi Utara, serta Kepala Desa Kori.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












