Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Selendang Dala Mawarani Jadi Favorit: Produk UMKM Kopdit Pintu Air Pikat 6 Koperasi Besar di Malaysia

Selendang motif Dala Mawarani, hasil tenunan tangan anggota UMKM KSP Kopdit Pintu Air, ditetapkan sebagai cendramata favorit bagi para pengurus dan General Manager dari enam koperasi besar di Malaysia yang dikunjungi selama empat hari delegasi Indonesia di tanah Jiran. 

Avatar photo
Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20260504 183157
Ketua KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano, mengalungkan selendang tenun Dala Mawarani kepada pengurus dan GM Koperasi di Malaysia. (Foto: Dok Istimewa)

​Selain mempromosikan produk fisik, Yakobus Jano juga memaparkan visi-misi KSP Kopdit Pintu Air yang berbasis pada nilai-nilai kekeluargaan dan budaya menabung.

Salah satu yang menarik perhatian adalah program Solduta (Solidaritas Duka Cita) dan Solkes (Solidaritas Kesehatan) yang hadir sebagai penyelamat bagi anggota kelas ekonomi bawah saat menghadapi masa-masa sulit.

Cerita Jano, produk unggulan Solduta dan Solved mendapat apresiasi dari para praktisi koperasi Malaysia sebagai bentuk inovasi perlindungan anggota.

“Menurut mereka, hal tersebut sangat membantu anggota saat kesulitan,” cerita Jano.

Study banding Koperasi ini diinisiasi oleh ACG Advisory Jakarta dengan misi utama mendorong kolaborasi produktif antarnegara serumpun.

Rombongan delegasi mengunjungi berbagai institusi besar di Malaysia, mulai dari regulator hingga koperasi praktisi.

Di bidang regulator dan pendidikan, rombongan delegasi melaksanakan study banding di Suruhan Jaya Koperasi Malaysia (SKM), Institut Koperasi Malaysia (IKMA), dan Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia (Angkasa).

Sedangkan di bidang koperasi praktisi mereka mengunjungi, Kopetro, Coop Bank Pertama, Koperasi Sahabat, Koperasi NUCW Berhad, dan Koperasi Jaffnese.

Selain KSP Kopdit Pintu Air, peserta studi banding ini melibatkan berbagai koperasi lintas sektor seperti KSPPS Lariba Solusi Indonesia, KSPPS Artha Bahana Syariah, Koperasi Semandang Jaya, hingga koperasi dari wilayah pelosok seperti Kopanesa Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna dan Koperasi Produsen Perkebunan Tuah Buno.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung