Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Korsleting Alat Sterilisator Picu Kebakaran di Puskesmas Beru, Pelayanan Kembali Normal

Saat tiba di lokasi, kondisi dalam gedung sudah dipenuhi asap pekat."Pertama memang di Puskesmas ini asapnya penuh. Kita cari titik temu, akhirnya saya perintahkan untuk pecahkan kaca samping dan tembak air dari luar," ujar Buang da Cunha. 

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Tim Redaksi
IMG 20260204 102833
Anggota Satreskrim Polres Sikka memasang garis polisi di area kebakaran. | (Foto: NTT-Post)

NTT-Post.com, SIKKA – Kepanikan sempat melanda pasien dan tenaga medis di Puskesmas Beru pada pagi tadi sekitar pukul 09.30 WITA setelah kepulan asap tebal memenuhi ruangan, pada Rabu, (4/2/2026).

Insiden ini dipicu oleh adanya aktivitas api yang berasal dari alat sterilisator (alat steril alat kesehatan) yang mengalami kendala teknis.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Kasat Pol PP dan Damkar Sikka, Buang da Cunha, menjelaskan bahwa pihaknya segera meluncur ke lokasi sesaat setelah menerima laporan.

Saat tiba di lokasi, kondisi dalam gedung sudah dipenuhi asap pekat.”Pertama memang di Puskesmas ini asapnya penuh. Kita cari titik temu, akhirnya saya perintahkan untuk pecahkan kaca samping dan tembak air dari luar,” ujar Buang da Cunha.

Langkah ini diambil karena aliran listrik dari PLN belum sempat dipadamkan saat tim tiba, sehingga pemadaman dari dalam gedung dianggap berisiko tinggi.

Selain memadamkan api, fokus utama petugas adalah mengevakuasi pasien dan aset penting seperti dokumen dan surat-surat milik puskesmas.

“Seluruh pasien yang sedang mengantre maupun yang sedang diperiksa kami evakuasi ke luar gedung. Kami juga berhasil mengamankan surat-surat penting milik Puskesmas dari jangkauan api,” tuturnya.

Setelah api berhasil dikendalikan, kata Kasat Damkar petugas menemukan sumber api berasal dari sebuah alat sterilisator (alat steril alat kesehatan) yang mengalami kendala teknis.

“Sumber api dari alat sterilisator yang mengalami kendala teknis. Setelah padamkan kami langsung memindahkan alat tersbut keluar,” ujarnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung