NTT-Post.com, SIKKA – Warga Wuring, kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, NTT, sengaja menanam sejumlah pohon pisang di ruas jalan menuju Pelabuhan Wuring.
Aksi ini merupakan bentuk protes keras masyarakat terhadap kondisi infrastruktur yang terbengkalai selama belasan tahun.
Kurang lebih ada sekitar 500 meter panjang jalan yang mengalami kerusakan, sehingga warga menanam pohon pisang.
Kondisi jalan yang menjadi urat nadi ekonomi ini sangat memprihatinkan. Menurut Abdul Munir, salah satu warga setempat, kerusakan ini telah berlangsung selama kurang lebih 15 tahun.
Ironisnya, jalan yang rusak parah ini merupakan akses utama menuju Pelabuhan Wuring. Pelabuhan ini memiliki peran strategis sebagai pintu masuk distribusi beras untuk kebutuhan seluruh daratan Flores, mulai dari Maumere hingga ke Bajawa.
“Beras itu bisa sampai ribuan ton masuk lewat Pelabuhan Wuring untuk diedarkan se-Flores. Tapi pemerintah seolah menutup mata,” ujar Abdul Munir.
Abdul Munir menyoroti risiko fatal bagi truk pengangkut beras berkapasitas 10 ton yang kerap melintas.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












