Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Kisah Sukses Pasutri Diaspora NTT Besarkan Bisnis Interior Bersama KSP Kopdit Pintu Air di Bali

"Bergabung dengan Pintu Air memberikan dampak nyata bagi UMKM kami. Dari awalnya kami hanya memiliki satu toko, kini kami berhasil memperluas usaha dengan menambah satu showroom khusus untuk produk sofa, serta satu gudang tambahan yang didedikasikan sepenuhnya untuk proses manufaktur sofa kami," ungkap Modesta dengan penuh rasa syukur.

Avatar photo
Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20260616 WA0006
kisah inspiratif pasangan suami istri diaspora asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Bali, Markus Umbu Tara dan Modesta Panyongang . | (Foto: Dok istimewa)

NTT-Post.com, BALI – Meniti usaha di tanah rantau bukanlah perkara mudah. Diperlukan kerja keras, ketekunan, serta dukungan ekosistem finansial yang tepat untuk mengubah sebuah usaha kecil menjadi industri yang berdaya saing tinggi.

Inilah kisah inspiratif pasangan suami istri diaspora asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Bali, Markus Umbu Tara dan Modesta Panyongang, yang sukses membesarkan bisnis interiornya berkat kemitraan strategis bersama KSP Kopdit Pintu Air.

Markus Umbu Tara memulai langkah bisnisnya di bidang interior dan furnitur sejak tahun 2000 di Bali.

Didampingi istri tercinta, Modesta Ponyongang, perjalanan panjang selama lebih dari dua dekade ini dilalui dengan tekun.

Membangun fondasi bisnis dari nol menuntut mereka untuk terus belajar, mulai dari penguatan literasi keuangan hingga adaptasi strategi promosi media digital guna menjangkau pelanggan yang lebih luas.

Bagi Markus, kunci keberlanjutan bisnis terletak pada tiga pilar utama kualitas produk yang prima, komunikasi yang responsif dengan pelanggan, serta kejelian membaca tren pasar.

Dengan fokus memproduksi barang-barang yang digemari konsumen, serta aktif memanfaatkan platform digital seperti Facebook dan Instagram, pesanan demi pesanan mulai mengalir deras melalui rekomendasi jaringan pertemanan dan mitra bisnis.

Titik balik ekspansi bisnisnya terjadi pada tahun 2022. Melalui rekomendasi seorang rekan, pasangan ini memutuskan untuk bergabung menjadi anggota KSP Kopdit Pintu Air.

IMG 20260617 175921
Pasangan suami istri diaspora asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Bali, Markus Umbu Tara dan Modesta Panyongang. | (Foto: Dok istimewa)

Modesta Ponyongang mengisahkan betapa besarnya dampak dukungan permodalan yang diberikan oleh KSP Kopdit Pintu Air. Dukungan finansial yang fleksibel tersebut langsung dialokasikan untuk membiayai infrastruktur usaha yang baru.

“Bergabung dengan Pintu Air memberikan dampak nyata bagi UMKM kami. Dari awalnya kami hanya memiliki satu toko, kini kami berhasil memperluas usaha dengan menambah satu showroom khusus untuk produk sofa, serta satu gudang tambahan yang didedikasikan sepenuhnya untuk proses manufaktur sofa kami,” ungkap Modesta dengan penuh rasa syukur.

Keberhasilan bisnis interior ini tidak hanya dinikmati oleh keluarga Marcus dan Modesta, namun juga membawa berkah bagi masyarakat sekitar.

Saat ini, usaha mereka telah mampu mempekerjakan 10 orang karyawan tetap. Berkomitmen pada kesejahteraan tenaga kerja, seluruh karyawan tersebut diberikan upah standar UMR, bahkan bagi karyawan dengan masa bakti yang panjang, perusahaan memberikan apresiasi berupa insentif di atas standar UMR.

Screenshot 2026 06 17 17 59 48 337 com.miui .gallery edit
Bisnis interior milik pasangan suami istri diaspora asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Bali, Markus Umbu Tara dan Modesta Panyongang. | (Foto: Dok istimewa)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung