Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Jadi Tuan Rumah NYD III, Uskup Maumere: Gereja Dampingi Orang Muda Hadapi Stigma Zaman

"Di tengah berbagai dinamika zaman dan sinisme yang terkadang muncul dalam Sinode seperti anggapan bahwa orang muda kurang aktif, saya justru melihat hal tersebut sebagai proses pertumbuhan yang wajar," jelasnya. 

Avatar photo
Reporter : Varlo da Costa Editor: Redaksi
IMG 20260619 WA0003
Jadi Tuan Rumah NYD III, Uskup Maumere: Gereja Dampingi Orang Muda Hadapi Stigma Zaman. | (Foto: Joni Nura)

NTT-Post.com, SIKKA — Keuskupan Maumere resmi terpilih menjadi tuan rumah bagi perhelatan akbar umat muda Katolik, Nusra Youth Day (NYD) III.

Kepercayaan yang diberikan oleh para Uskup se-Nusa Tenggara ini disambut hangat sebagai sebuah kehormatan besar sekaligus pembuktian bagi Keuskupan Maumere yang kini menginjak usia 21 tahun.

Uskup Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu, menegaskan bahwa penunjukan ini menjadi bukti nyata bahwa Keuskupan Maumere dinilai mampu dan siap, baik dari segi sumber daya manusia (SDM), finansial, maupun militansi iman umatnya.

“Sungguh pun kita ini baru berusia 21 tahun sebagai keuskupan, kepercayaan untuk menyelenggarakan event sebesar ini mengungkapkan bahwa kemampuan kita diakui. Seluruh panitia dan umat Keuskupan Maumere sangat siap untuk berjalan bersama menyukseskan kegiatan ini,” ujar Mgr. Edwaldus.

Monsinyur menambahkan, meskipun situasi saat ini penuh keterbatasan, kerja keras kepanitiaan dan dukungan penuh masyarakat Kabupaten Sikka menjadi modal utama kelancaran acara.

Sejarah panjang iman di wilayah Maumere, Sikka, hingga Flores Barat yang kokoh, dinilai menjadi fondasi spiritual yang kuat bagi seluruh peserta

Lebih lanjut, Mgr. Edwaldus menekankan pentingnya perhatian khusus dan pendampingan bagi Orang Muda Katolik (OMK).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung