Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Sikka Catat Kenaikan Drastis Status Desa, 11 Desa Masuk Kategori Mandiri 

Avatar photo
Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20251127 160654
Kepala Dinas PMD, saat konferensi pers bersama wartawan di ruang kerjanya. | (Foto: Nivan Gomez)

Sebelas desa yang disebutkan mengalami lonjakan status mencakup Desa Paga, Nita, Nelle Urung, Namangkewa, Geliting, Waiara, Wairkoja, Bola, Lepo Lima, Habi dan Langir.

NTT-Post.com, SIKKA – Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mencatat peningkatan Indeks Desa Membangun (IDM) yang signifikan pada tahun 2025.

Jumlah desa yang berstatus Desa Mandiri melonjak tajam menjadi 11 desa, setelah pada tahun 2023 hanya terdapat 3 desa dalam kategori mandiri dan tahun 2024 meningkat menjadi 10 desa dan tahun 2025 menjadi 11 Desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sikka, Lambertus Sol Keytimu, mengatakan peningkatan status ini merupakan indikasi keberhasilan desa-desa dalam mengelola dan memanfaatkan dana desa setiap tahunnya.

“Ada keberhasilan penggunaan dana desa yang bisa kita lihat dalam IDM,” ujar Lambertus di Maumere.

Menurutnya, di IDM terukur jelas dari desa yang sangat tertinggal berkembang menjadi desa tertinggal, kemudian ke desa berkembang, maju, hingga mandiri.

Sebelas desa yang disebutkan mengalami lonjakan status mencakup Desa Paga, Nita, Nelle Urung, Namangkewa, Geliting, Waiara, Wairkoja, Bola, Lepo Lima, Habi dan Langir.

Desa-desa ini tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Paga, Nita, Nelle, Kewapante, Alok Timur, Bola, dan Kangae.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung