NTT-Post.com, KEFAMENANU – Deker penghubung antara Dusun I dan Dusun II di Desa Oetalus, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), putus seketika akibat kerusakan serius.
Kerusakan deker tersebut berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, terutama para petani dan anak-anak sekolah. Akses utama yang selama ini digunakan untuk mobilitas warga kini tidak dapat dilalui dengan aman, khususnya saat hujan deras dan banjir.
Sekretaris Desa Oetalus, Yohanes Poi, menjelaskan bahwa kerusakan deker disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Baca Juga: Perkuat Ekonomi Lokal, Gubernur Melki Laka Lena Resmikan NTT Mart di TTU
“Deker itu rusak disebabkan karena faktor hujan. Itu memang betul-betul mengganggu aktivitas anak-anak sekolah, maupun kami pemerintah desa,” ujarnya, saat diwawancarai pada Senin, 26 Januari 2026.
Yohanes mengungkapkan, deker tersebut telah digunakan selama kurang lebih sembilan tahun. Saat dibangun, sebagian besar konstruksi masih menggunakan material kayu, sehingga kondisinya kini tidak lagi mampu menahan beban dan terpaan air.

“Deker itu sudah sembilan tahun lamanya. Waktu itu kita bangun juga sebagian besar menggunakan kayu, dan memang mungkin sudah waktunya untuk dia rusak,” katanya.
Saat ini, pemerintah desa bersama kepala desa masih melakukan koordinasi untuk mencari solusi terbaik agar akses penghubung antar dusun tersebut dapat segera dipulihkan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












