Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Diduga Manipulasi Pengelolaan Dapur, Ketua DPC Gerindra TTU Dipolisikan Kader

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan manipulasi pengelolaan dapur di Insana Tengah dengan nilai kerugian Rp193 juta.

Avatar photo
Reporter : Ramos Suni Editor: Ade Riberu
FotoJet 9
Terlapor saat melayangkan laporan ke Polres TTU terkait dugaan manipulasi pengelolaan dapur oleh Ketua DPC Gerindra TTU. (Foto: Dok. Istimewa)

NTT-Post.com, TTU – Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kristoforus Haki, SKM, dilaporkan ke Polres TTU oleh salah satu kader DPC Gerindra TTU, Maksimus Ratrigis Cs. Laporan tersebut resmi dibuat di Polres TTU pada Senin, 26 Januari 2026 malam.

Laporan itu berkaitan dengan dugaan tindakan manipulasi dalam pengelolaan sebuah dapur di wilayah Insana Tengah (Maubesi), yang dikelola oleh Ketua DPC Gerindra TTU bersama salah satu putra pelapor, Petrus Ratrigis.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Dalam perjalanan kerja sama tersebut, Petrus Ratrigis disebut ditinggalkan dan hanya dihitung sebagai karyawan biasa dengan upah sebesar Rp2.500.000.

Baca Juga: Langgar Disiplin Berat, Polisi Senior Polres TTU Terancam Dipecat

Padahal, menurut Maksimus Ratrigis, putranya telah mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk membangun dan mengelola dapur tersebut, dengan total anggaran mencapai Rp193.000.000 sebagaimana tercantum dalam tagihan resmi.

Atas dasar itulah, pihaknya menempuh jalur hukum guna menuntut pengembalian dana tersebut.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung