Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Dugaan Gratifikasi Seksual di Polres Sikka, Penyidik Fasilitasi Tersangka Berhubungan Badan di Hotel Sebelum BAP

"Yakobu mengaku, penyidik mengantar dan menjaga Yakobus bersama istrinya di hotel untuk berhubungan intim sebelum memulai pemeriksaan," jelas Ifan.

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Tim Redaksi
IMG 20260205 131417
Aksi damai oleh Forum Resah dan Gelisah (Fokalis) Kabupaten Sikka, Kamis, (5/2/2026). | (Foto: NTT-Post)

Ifan menilai tindakan polisi itu adalah kejahatan yang dibuat oleh aparat penegak hukum kepada masyarakat.

Mako Polres Sikka. | (Foto: NTT-Post)

Dia mengatakan, persoalan hubungan badan anatara YT dan istrinya adalah urusan pribadi suami istri dan tidak ada keterkaitan dengan proses hukum.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

“Ini jahat! Apa hubungan antara penyeleidikan dan hubungan intim suami istri?? Apakah sekarang penegakan hukum di Polres Sikka mewajibkan hal itu?,” tnya Ifan.

Dalam aksi itu, Ifan bersama keluarga tersangka YT mendesak bertemu Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno untuk mempertanyakan keterkaitan penyidik memfasilitasi tersangka YT berhubungan intin dengan istrinya di hotel.

“Hari ini saya harus bertemu Kapolres dan mempertanyakan hal ini. Kita mau bersihkan dulu polisi-polisi kotor yang ada di polres,” desak Ifan.

Ifan juga mendesak klarifikasi langsung dari Kapolres terkait tindakan oknum penyidik tersebut yang dinilai telah mencederai hukum acara pidana (KUHAP).

Hingga kini pihak Polres Sikka belum memberikan klarifikasi terkait tuduhan tersebut***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung