Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Isu Satu LC Kabur dari Shelter TRUK-F, Suster Ika: Dia Pulang Karena Urusan Keluarga

"Bukan lari. Siapa yang bilang lari? Dia memang minta pulang untuk urusan keluarga yang mendesak," ujar Suster Ika saat di konfirmasi melalui sambung telepon, Jumat, (13/2/2026). 

Avatar photo
Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20260124 205501
Kepala Truk-F, Suster Ika bersama Sat Reskrim Polres Sikka menjemput 11 LC di salah satu tempat hiburan malam. | (Foto: NTT-Post)

Pihak TRUK-F mengaku tidak bisa menahan keinginan tersebut mengingat kondisi kesulitan pribadi yang sedang dihadapi oleh yang bersangkutan.

Terkait status pekerja tersebut sebagai saksi dalam kasus dugaan TPPO yang sedang berjalan, Suster Ika menyatakan bahwa proses hukum tetap menjadi ranah kepolisian.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

“Saya harus pastikan lagi ke kepolisian apakah (sebelum pulang) dia sudah diambil keterangan di bawah sumpah atau belum. Karena saat itu dia sangat mendesak (ingin pulang), jadi kita mau bagaimana lagi? Ini soal orang hidup dengan segala kesulitannya,” tambahnya.

Suster Ika juga mengimbau agar awak media dan masyarakat tidak mudah percaya pada isu-isu yang dipelintir untuk memperkeruh suasana, terutama opini yang dibangun untuk menyudutkan kenyamanan para pekerja di dalam shelter.

“Tidak ada itu (ketidaknyamanan di shelter). Biarkan saja mereka yang suka pelintir-pelintir berita. Intinya, dia tidak lari,” tegas Suster Ika.

Sebelumnya 13 LC Eltras Pub meminta perlindungan kepada TRuK-F kerena diduga terjerat dalam jeratan hutang dan dugaan eksploitasi.

Kasus ini kemudian berubah menjadi dugaan tindak pidana Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Jaringan HAM Sikka telah megadukan dugaan TPPO kepada Polres Sikka.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung