NTT-Post.com, SIKKA – Warga Desa Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka menyampaikan kekecewaan kepada Pemerintah Kabupaten Sikka, yang dinilai tidak mampu menurunkan armada lengkap untuk pencarian dua nelayan hilang asal Desa Paga.
Hingga hari keenam hilangnya dua orang nelayan tersebut, upaya pencarian dari pihak pemerintah melalui Basarnas Maumere dinilai lamban, tidak profesional, dan minim fasilitas.
Jo Siwaseko, salah satu orang muda Desa Paga menyebut Pemerintah Kabupaten Sikka tidak berguna dalam pencarian dua nelayan hilang, bahkan melabeli kehadiran Pemerintah melalui Basarnas hanya sebatas formalitas belaka.
“Pemerintah tidak berguna mereka datang hanya bawa perahu karet, padahal nelayan ini hanyut puluhan mil dari pantai. Kalau pake perahu karet itu hanya untuk pencarian di pinggir pantai. Benar-benar tidak berguna,” tuturnya saat ditemui di Desa Paga, Jumat, (30/1/2026).
Dua nelayan asal Paga dilaporkan hilang sejak tanggal 25 Januari lalu. Kabar kehilangan ini bermula saat korban menghubungi keluarga via telepon seluler pada pukul 16.00 WITA, melaporkan bahwa baling-baling perahu mereka patah dan mereka mulai terombang-ambing.
Meski laporan segera diteruskan ke Basarnas, tim penyelamat baru tiba di lokasi pada keesokan harinya, tanggal 26 Januari.
Jo Siwaseko mengatakan keterlambatan ini dianggap fatal karena arus laut dan angin kencang telah membawa korban jauh ke arah timur.
“Perahu karet, itu tidak ada gunanya. Itu untuk tamasya, buat main banana boat saja. Mereka hanya cari 2-3 mil dari bibir pantai. Kalau jarak segitu, kami bisa berenang,” ujarnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












